Kebakaran Lahan di Tanjab Barat Meluas


Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/admin/domains/kabardaerah.com/public_html/jambi/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 95

 

Jambi, KD — Bencana kebakaran lahan terus terjadi di Jambi. Kali ini, lahan seluas kurang lebih 200 meter persegi di Parit 7, Dusun Sentosa, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Jambi dilanda kebakaran, Kamis sore kemarin

Lahan kosong yang ditumbuhi pohon nipah milik Anang Hilmi, warga setempat menciptakan amukan api hingga menimbulkan asap cukup tebal hingga tinggi ke udara.

Salah seorang saksi mata, Hardi (35) mengungkapkan, bahwa kebakaran tersebut sempat meresahkan warga.

“Kami melaporkan kebakaran ini kepada pemadam kebakaran BNPB, dan dua mobil kebakaran langsung menuju lokasi kebakaran,” katanya.

Karna sulitnya medan dan air pasang besar, lanjut Hardi, api sulit untuk di padamkan.

Api baru berhasil dipadamkan, sekitar pukul 20.00 WIB oleh warga sekitar bersama personil BPBD Tanjab Barat, Polres Tanjab Barat, Kodim 0419/Tanjab, Damkar serta Satpol PP setempat.

“Iya. Ada kebakaran lahan kosong penuh nipah, lokasi jauh dari pemukiman warga,” ujar Kasdim Kodim 0419/Tanjab Mayor Inf Firdaus didampingi Kapolres Tanjab Barat AKBP Alfonso Doly Gilbert Sinaga saat berada dilokasi kebakaran, Kamis malam kemarin.

Menurutnya, kebakaran lahan ini terjadi, diduga berawal dari kelalaian warga membakar sampah didekat lokasi hingga menyebabkan api menjalar ke lahan yang kering.

Untuk sementara belum diketahui siapa pelaku pembakaran sampah tersebut. Saat ini, masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian Resort Tanjab Barat.

“Masih dalam lidik Polisi. Dilokasi kebakaran ini sudah dipasang police line,” tutur Alfonso.

Sebelumnya, sejumlah titik api bermunculan sehingga menyebabkan kebakaran, seperti yang terjadi di kabupaten lain di Jambi, yakni Kabupaten Tebo dan Batanghari. (ratno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *