Kasat Pol-Pp Merangin Shobraini Tak Bernyali Bongkar Kios di Zona RTH, Agusti Randa Anggota Pedas Geram

JAMBI.KABARDAERAH.COM – Merangin. Rapat pada tangal 26/2/24 yang bertempat di rumah dinas Bupati Merangin, terkait dengan RTH, zona wilayah perkotaan Bangko pemanfaatan nya yang tidak sesuai dengan fungsinya, yang di hadiri oleh, Sekda Kabupaten Merangin, Asisten I, Setda Kabupaten Merangin, Asisten II Setda Kabupaten, Merangin, Kadis DLH, Kabupaten Merangin, Kadis PUPR Kabupaten Merangin, kepala DKUKMPP, Kabupaten Merangin, Kasat Pol-Pp Kabupaten Merangin, Plt Camat Bangko, Lurah Pematang Kandis, Lurah Pasar Bangko, dan Lurah Pasar Atas Bangko.

Nota dinas tersebut telah di turunkan oleh Pj, Bupati Merangin pada tanggal 28/2/24, yang di dalam nota dinas tersebut sudah jelas bangunan yang terdapat di depan kantor pajak Pratama termasuk dalam zona wilayah RTH-2 yang tidak bisa di ganggu gugat oleh siapa pun, dalam arti kata harus di bongkar.

Sekarang sudah memasuki tanggal 2/3/24 yang pada intinya sudah berjalan 4 (empat) hari setelah nota dinas diturunkan oleh Pj. bupati Merangin.

Yang menjadi tanda tanya apakah OPD yang terkait (Sat-Pol-Pp) Merangin apakah mempunyai nyali untuk membongkar kios tersebut, atau hanya sekedar ‘siap pak’ tampa ada realisasi yang nyata.

Agusti Randa, pemuda asal Desa Kungkai, dan juga sebagai Humas  Organisasi Peduli Daerah Sendiri (Pedas) Kabupaten Merangin mendukung Pj Bupati Merangin, Mukti agar bersikap tegas pada Kasat Pol PP yang terus menuai permasalahan.

“Mulai dari demo, ‘PHK’ 59 Personil Satpol-PP sampai RTH ini juga lambat. Ini wajib di evaluasi, Jangan ragu, berikan sikap tegas agar tidak menular ke pejabat lain, Agar gerak cepat Pj Bupati bisa diikuti jajarannya,” ujar Randa Sabtu (2/3/24)

Kerja cepat dan responsif Pj Bupati ini, bilang Randa, sangat membanggakan warga Merangin. Namun sayang, berbanding terbalik dengan Sat-Pol-Pp PP.

“OPD ini sangat penting peranannya, Menegakan aturan, Perda dan sebagainya, tapi ini tidak,” katanya lagi.

Khusus bangunan di RTH Merangin, Randa sangat geram dengan satuan yang dipimpin Shobraini itu. Sat-Pol-Pp tidak cepat mencegah, sehingga bangunan bisa rampung, dan siap di huni.

“Jika Satpol PP mencegah dari awal mungkin tidak akan terbangun seperti ini, saat ini keputusan Pj Bupati Merangin dan OPD telah di keluarkan terkait RTH, namun Sat-Pol-Pp Merangin tidak juga bergerak, Kenapa begitu lambat? Ada setoran atau tak punya nyali?” kata Randa.

Randa selaku salah satu pentolan di Organisasi (Pedas) itu makin panas, lantaran mendapatkan informasi akan adanya pembangunan baru di kawasan RTH jika tak kunjung dibongkar.

“Ini seolah membuat jebakan ke Pj Bupati Merangin. Eksekusi bangunan lambat, dan seolah diundur-undur. Padahal, berita ini sudah viral dan perintah sudah keluar sejak Rabu (28/2) tapi sampai sekarang, kok belum dijalankan. Malah DLH yang jemput bola,” kecamnya.

Informasi yang dirangkum media ini, Kasat Pol-PP Merangin belum memberikan perintah terkait bangunan tersebut, Shobraini disebut, tengah dinas luar kota.

Penulis : Helmikey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *