SMA N 1 Merangin 2026 Akan Diberlakukan Penerima SKTM Tepat Sasaran, Usai Berkoordinasi dengan Komite

Oplus_131072

JAMBI.KABARDAERAH.COM – Merangin Ada beberapa program yang di terapkan oleh SMA Negeri 1 Merangin, di antaranya adalah Program penerima Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), yang telah di laksanakan dari beberapa tahun yang lalu, namun kali ini program tersebut pada penerimanya akan di adakan seleksi semaksimal mungkin dan akan di berlakukan pada tahun 2026 mendatang, bagi penerimanya akan di berlakukan seleksi agar sesuai dan tepat sasaran.

Rabu (24/9/25) pihak SMA Negeri 1 Merangin yang terdiri dari kepala sekolah Henang Priyanto S.Pd M Si, Bambang Hermanto, Indria Yulizatri, Didik Ismanto, Yenny Rosina, Suhaimi, Rian Sakinah, sedangkan dari pihak Komite, Taufik, Helmi, Gondo Irawan, Dede Riskadinata.

Perlu di ketahui pada tahun sebelumnya SMA Negeri 1 Merangin telah memberi keringan, atau penerima SKTM kepada sebanyak 125 orang siswa, dengan demikian pihak sekolah ingin memprioritaskan penerima tersebut betul-betul yang membutuhkan atau memberikan SKTM tepat sasaran.

Hal tersebut akan di seleksi kan terlebih dahulu, yang pertama akan di seleksi oleh pihak Sekolah, Kepala, Camat dan Dinas Sosial, dari empat persyaratan yang akan di lalui oleh siswa maka siswa tersebut berhak mendapat SKTM.

Setelah dilakukan sharing antara pihak Sekolah dan Komite, maka dapat di simpulkan, Penerima SKTM di SMA Negeri 1 Merangin tidak ada batas penerima sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah di tentukan.

“Kami akan memprefikasikan data yang valid, dan kami akan menerima sebanyak mungkin penerima SKTM jika hal tersebut betul-betul memenuhi persyaratan, dan dapat di penuhi oleh siswa,” ujar Henang.

Masih menurut Henang, Penerima SKTM bulan yang bagi siswa yang tidak mampu saja, akan tetapi juga di berlakukan kepada seluruh siswa yang berprestasi.

“Penerima SKTM ini juga berlaku bagi siswa yang berprestasi di semu bidang,” tandasnya.

Sementara Taufik selaku ketua Komite berharap kepada pihak sekolah agar menerapkan peraturan sesuai dengan ketentuan yang sesuai, seperti memiliki kartu KIS, Kartu PKH, dan juga siswa yang berprestasi harus diakomodir kan.

“Kami dari pihak Komite juga akan berkoordinasi dengan para siswa, mana yang layak dan mana yang tidak dapat, agar SKTM tersebut tepat sasaran dan di rasakan bagi siswa yang betul-betul membutuhkan,” harap Taufik.

Penulis : Helmikey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *